• Tentang WISMP

  • Wellcome……. Wilujeng…….

    Selamat Datang di Situs WISMP IMRI Jabar....... Ini adalah Situs yang akan memberikan gambaran berbagai hal mengenai WISMP (Water Resources and Irrigation Sector Management Program)....
  • Arsip Tulisan

  • Info Jual Beli Tanah

    Jual Tanah Lokasi : Perbatasan Subang - Indramayu Luas Tanah : 14 Ha. (Pinggir Jalan) Status Tanah : Hak Milik / Akte J/B Tipe Tanah : Cocok Untuk Tanaman Kelapa Sawit, Pabrik dan Dll. Bagi yang minat silahkan hubungi No. 022-922 49 8 59 atau 087 82 14 82 065 atau ke email : ametaliza@yahoo.com
  • Iklan

Kumpulan Perundang-undangan Terkait WISMP

Perundang-undangan yang menjadi landasan hukum pelaksanaan Program WISMP adalah sebagai berikut:

1. UU No.7 Tahun 2004 Tentang SDA

2. UU No.32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah

3. UU No.33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

4. PP No.20 Tahun 2006 Tentang Irigasi

5. PP No.38 Tahun 2006 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

6. PP No.41 Tahun 2007 Tentang Organisasi Perangkat Daerah.

7. Permen PU No.30/PRT/M/2007 Tentang Pedoman Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif

8. Permen PU No.31/PRT/M/2007 Tentang Komisi Irigasi.

9. Permen PU No.32/PRT/M/2007 Tentang Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.

10. Permen PU No.33/PRT/M/2007 Tentang Pedoman Pemberdayaan Perkumpulan Petain Pemakai Air.

11. Kepmen PU No.390/PRT/M/2007 Tentang Penetapan Status Daerah Irigasi yang Pengelolaannya Menjadi Wewenang dan Tanggung Jawab Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Iklan

Tujuan WISMP dan 3 Komponen WISMP

WATER RESOURCES AND IRRIGATION SECTOR MANAGEMENT PROGRAM

Technical Assistance for Irrigation Management Reform Implementation

TUJUAN WISMP

Memperbaiki pemerintahan sektor dengan mengkonsolidasikan reformasi sektor dan memperkuat institusi – institusi, rencana pengelolaan dan informasi pengelolaan baru yang dibentuk melalui Water Resources Sector Loan (WATSAL).

Memperbaiki kinerja pengelolaan sumberdaya air dan irigasi (peningkatan kemampuan staf pemerintah dan Mitra Cai).

Memperbaiki keberlanjutan fiskal sektor dengan melaksanakan berbagai macam mekanisme pemulihan dan yang perlu diperhatikan

Melaksanakan program rehabilitasi bergulir pada bangunan prasarana sungai dan irigasi yang selektif dan strategis.

3 Komponen WISMP

Komponen A: Penguatan Pengelolaan SDA Wilayah Sungai Pada Tingkat Nasional dan Provinsi

Komponen B : Penguatan Pengelolaan Irigasi Partisipatif di Provinsi dan Kabupaten

Komponen C : Penguatan Pengelolaan Proyek di Tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten

Hubungan Antar Komponen, Bisa dilihat dalam bagan di bawah ini:

(Tulisan ini berdasarkan referensi dari buku Panduan Penyusunan AWP Terpadu 2009 Komponen B WISMP)

Pengantar Irigasi

(Tulisan Ini disarikan dari Tulisan Ir. Agus Hadi Rukminto)

PENGERTIAN IRIGASI
Irigasi adalah usaha penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak.

Irigasi berfungsi mendukung produktivitas usaha tani guna meningkatkan produksi pertanian dalam rangka ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, yang diwujudkan melalui keberlanjutan sistem irigasi.

Sistem irigasi meliputi prasarana irigasi, air irigasi, manajemen irigasi, institusi pengelola irigasi, dan sumber daya manusia.

KEBERLANJUTAN SISTEM IRIGASI
Keberlanjutan sistem irigasi ditentukan oleh:
1. Keandalan air irigasi yang diwujudkan melalui kegiatan membangun waduk, waduk lapangan, bendungan, bendung, pompa, dan jaringan drainase yang memadai, mengendalikan mutu air, serta memanfaatkan kembali air drainase;
2. Keandalan prasarana irigasi yang diwujudkan melalui kegiatan peningkatan, dan pengelolaan jaringan irigasi yang meliputi operasi, pemeliharaan, dan rehabilitasi jaringan irigasi di daerah irigasi;
3. Meningkatnya pendapatan masyarakat petani dari usaha tani yang diwujudkan melalui kegiatan pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi yang mendorong keterpaduan dengan kegiatan diversifikasi dan modernisasi usaha tani.

PRASARANA IRIGASI
Prasarana irigasi meliputi Jaringan Irigasi yang dimulai dari Pengambilan Air, yang bisa berupa waduk, bendung, pompa atau pengambilan bebas sampai saluran dan bangunan pembawa irigasi dan saluran dan bangunan pembuang irigasi.

SALURAN
1. Saluran Pembawa
Saluran Pembawa : membawa air mulai Bang. Pengambilan sampai ke Petak Tersier
Saluran Pembawa ada tiga jenis: Saluran Primer, Saluran Sekunder, Saluran Tersier

2. Saluran Pembuang
Saluran Pembuang : membuang air mulai Petak Tersier sampai ke Pembuang Utama (Sungai)
Saluran Pembuang ada tiga jenis: Saluran Pembuang Primer, Saluran Pembuang Sekunder dan Saluran Pembuang Tersier

KEPEMILIKAN JARINGAN IRIGASI
1). Jaringan irigasi pemerintah adalah jaringan irigasi yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah;
2). Jaringan irigasi desa adalah jaringan irigasi yang dibangun dan dikelola oleh masyarakat desa;
3). Jaringan irigasi swasta adalah jaringan irigasi yang dibangun dan dikelola oleh perseorangan, badan usaha, dan kelompok masyarakat di luar perkumpulan petani pemakai air.

PENGELOLAAN JARINGAN IRIGASI
* Operasi jaringan irigasi
adalah upaya pengaturan air irigasi dan pembuangannya, termasuk kegiatan membuka-menutup pintu bangunan irigasi, menyusun rencana tata tanam, menyusun sistem golongan, menyusun rencana pembagian air, melaksanakan kalibrasi pintu/bangunan, mengumpulkan data, memantau dan mengevaluasi.
* Pemeliharaan jaringan irigasi
adalah upaya menjaga dan mengamankan jaringan irigasi agar selalu dapat berfungsi dengan baik guna memperlancar pelaksanaan operasi dan mempertahankan kelestariannya.

What is WISMP?

WISMP or Water Resources and Irrigation Sector Management Project is capacity building program which is funded by World Bank with code of LOAN No. 4711-IND; CREDIT CR. 3807; GRANT TF 052124. The PPSIP Principles and Concepts The Program Activities of the new participatory irrigation management policy is called Pengenbangan & Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (PPSIP). The principles of PPSIP are:

1. Redefinition of tasks and responsibilities of irrigation management institutions to ensure a larger role for the farmer communities in decision taking;

2. Empowerment of farmers through autonomous, self reliant WUAs and WUAFs, rooted in rural society;

3. WUA/WUAF participation in irrigation management, with the principle of “one system, one management” and governance as close as possible to the users;

4. Transparent and effective financing of operation and maintenance, rehabilitation and development of irrigation systems based on real costs for O&M, rehabilitation, development and demand driven principles; and

5. Sustainability of irrigation systems through a general policy of water resources conservation and controlled conversion of irrigated land.

The Goals and Purpose of WISMP are:

1. Improve sector governance by implementing the country’s sector reforms and new planning, management and management information institutions initially begun under the World Bank (WB)-assisted Water Sector Adjustment Loan (WATSAL) agenda and, whose legal, policy and regulatory framework is provided by the Water Resources Law No.7 of 2004 (UU 7/04), its forthcoming Government Regulations (PP) and, subsequent national and regional government regulations and decrees.

2. Improve basin water resources and irrigation management performance through: (a) support for reoriented capacity building of central and regional government sector agencies and, stakeholder representation councils; and (b) empowerment and capacity building of community water user organizations and institutions in public irrigation schemes.

3. Improve fiscal sustainability of sector asset management and services by assisting the national and regional governments in formulating and implementing sustainable sector infrastructure asset management budgeting and beneficiary cost recovery mechanisms; and

4. Provision of investment funding to undertake a rolling program of selective and strategic rehabilitation of river and public irrigation infrastructure under WB-assisted projects.

The Project sub-components are as follows:

Sub-Component A: Sector & Basin Water Resources Management Component

1. Sector Governance & Basin Planning;

2. Management Capacity of Basin Agencies;

3. Fiscal and Cost Recovery Policy;

4. Basin Management and River Infrastructure Improvement; and

5. National Capacity Building Network

Sub-Component B: Participatory Irrigation Management Component

1. Water User Associations Capacity Building;

2. Irrigation Department Capacity Building;

3. Irrigation Infrastructure Improvement; and

4. Irrigated Agriculture Improvement Program.

Implementation Framework.

Three ministries are involved in Part B of WISMP I, namely: Directorate General of Water Resources in the Ministry of Public Works (DGWR); DG of Regional Development (Bangda) of the Ministry of Home Affairs; and the DG of Land & Water Management of the Ministry of Agriculture (DGPLA). Each will have a WISMP National Project Implementation Unit (NPIU) whose primary task is to guide and monitor the project activities (including AWP preparation) carried out by their related participating provincial and kabupaten government development planning units (Bappeda) and, irrigation & agricultural agencies. Overall coordination, management and financial accounting will be provided by a National Project Management Unit (NPMU). Similarly, each participating province and kabupaten will have a PMU in its Bappeda and PIU in its irrigation and agricultural agencies.

STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLAAN, PELAKSANAAN DAN ALUR PELAPORAN PROGRAM WISMP

STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLAAN, PELAKSANAAN DAN ALUR PELAPORAN PROGRAM WISMP